<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.6" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Pojok Kanayakan</title>
	<link>http://pojok-kanayakan.net</link>
	<description>A collection of articles, essays, poem, and others written by Miranda Risang Ayu</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Aug 2008 08:31:07 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Anak-Anak Cemerlang Itu</title>
		<description><![CDATA[Miranda Risang Ayu
Kolom Resonansi, Republika, Senin, 25 Agustus 2003

Anak-anak muda itu. Ketika terlihat langkah mereka di televisi yang tegap dan rapi mengawal Bendera Pusaka untuk dikibarkan, tiba-tiba saya diharu-biru oleh rasa terharu. Wajah mereka tampan dan cantik bukan karena polesan bedak dan gincu yang berlebihan, tetapi karena sinar kepintaran dan keyakinan diri.

Dulu, saya sempat bercita-cita [...]]]></description>
		<link>http://pojok-kanayakan.net/anak-anak-cemerlang-itu/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Kisah Gadis Kecil Tak Beralas Kaki</title>
		<description><![CDATA[Miranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin, 28 Januari 2002 
Perempuan muda itu ramping, rambutnya terkepang menjuntai seadanya, dengan rok batik tak berlengan, dan duduk di pojok kereta berkursi tunggal. Ia sedang berbadan dua, dan di pangkuannya duduk seorang anak balita tak beralas kaki asyik memainkan dot di mulutnya. Selang beberapa kursi darinya, duduk seorang anak perempuan [...]]]></description>
		<link>http://pojok-kanayakan.net/kisah-gadis-kecil-tak-beralas-kaki/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Membalas Surat Seorang Janda</title>
		<description><![CDATA[Miranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin 7 April 2003
Suatu kali, saya menemukan sepucuk surat baru di internet. Penulisnya seorang perempuan muda dengan empat orang anak. Seperti surat-surat lainnya, ia mengajak saya berkenalan. Dikemukakannya bahwa ia ingin berbagi. Ia harus membesarkan keempat anaknya itu sendirian, dan ia butuh kawan.

Jika ibu muda yang punya tempat bergantung yang menulis [...]]]></description>
		<link>http://pojok-kanayakan.net/membalas-surat-seorang-janda/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
