jump to navigation

Telah Terbit, Buku Baru Miranda Risang Ayu!

Mencari Senyum Tuhan
Catatan Hati Muslimah Pendamba Rida Allah


Penulis: Miranda Risang Ayu
Penerbit Zaman, Cetakan 1, Tahun 2008
ISBN: 978-979-024-0055-1
Jumlah halaman: 186
(more...)

Kambing

Posted in Kolom , 1 comment so far

Miranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin 25 Februari 2002

Seorang teman pernah bercerita kepada saya tentang cara orang tuanya mendidiknya menyambut Idul Adha. Seperti halnya anak-anak masyarakat adat Lampung yang cukup berada, teman saya itu diamanatkan orang tuanya untuk memelihara calon kambing korban itu sebagai miliknya sendiri. Hangatnya kebanggaan yang polos dari seorang anak yang tiba-tiba menemukan diri sudah dianggap cukup besar untuk “memiliki” makhluk hidup, telah lebih dari cukup untuk mengawali sebuah cerita perawatan yang indah. Kambing itu gampang gemuk karena ia dipelihara dengan tekun tidak sebagai anggota gerombolan, tetapi sebagai unikum, dengan ketulusan putih natural dari seorang anak.

(more…)

Bersendiri

Posted in Kolom , 1 comment so far

Miranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin 14 Januari 2002

Suatu malam, dalam dialog imajinernya, seorang murid menyatakan kepada gurunya bahwa ia baru saja sampai pada titik esensial femininitasnya. Titik itu didapatnya setelah serangkaian dialog yang dilakukannya, dengan pepohonan, jalanan, dan akhirnya dinding-dinding di dalam hatinya sendiri. Bukan, ia bukan tidak punya kawan. Ia sebetulnya memiliki banyak teman dan saudara, yang selalu siap menawarkan jasa yang murni berdasarkan hubungan yang tulus, atau paling tidak, hubungan saling menguntungkan, yang selama ini telah terbangun. Tetapi, yang tidak dimilikinya hanya satu, pasangan hati.

(more…)

Sukses

Posted in Kolom , 1 comment so far

Miranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, 30 September 2002

Kebanyakan orang, secara wajar, mengalokasikan umur untuk mencapai standar-standar kesuksesan yang juga masuk akal, dengan peta-peta masa depan yang telah ditetapkan oleh masyarakat dan terukur. Sebagian orang bersekolah tinggi hingga mendapat pekerjaan yang layak, menunjukkan loyalitas kerja hingga mendapat kedudukan, dan mempertahankan integritas profesional, sehingga menjadi aset unggul bagi institusi tempatnya bekerja, sambil tentu saja: mendapat status sosial yang terpandang.

(more…)

Merasakan Perang

Posted in Kolom , 1 comment so far

Miranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, 31 Maret 2003

Saya tidak menonton konser musik Slank di Bandung, tetapi terkena macet karenanya. Konser itu konon menggaungkan seruan perdamaian. Beberapa hari kemudian ada perhelatan besar antarpenyair di Tasikmalaya. Saya juga tidak sempat hadir, tetapi saya kira, pasti ada satu dua puisi yang menangisi invasi Amerika atas Irak.

(more…)

Jihad Bagi Irak?

Posted in Kolom , add a comment

Miranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin 14 April 2003

Spirit artinya semangat atau ghirah. Jadi, jika Anda dan saya betul-betul spiritualis, Anda dan saya seyogianya adalah orang-orang yang punya semangat atau ghirah yang tinggi juga, apalagi dalam membela sesama Muslim yang teraniaya.

(more…)

Mencintai

Posted in Kolom , 2 comments

Miranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin 12 Mei 2003

“… Nothing can come from nothing,” tulis Jostein Gaarder dalam salah satu novel filsafatnya yang terkenal. Tidak ada memang, yang dapat datang dari ketiadaan. Sesuatu seharusnya ada sebabnya. Cinta pun, harus ada alasannya.

(more…)

Menghikmati Perbedaan

Posted in Kolom , 1 comment so far

Miranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, 19 Mei 2003

Gerimis turun seperti tirai dan suhu sore itu berkisar antara 13 dan 17 derajat Celcius. Wajah lelaki pucat. Badannya kecil kurus. Kakinya bersandal tua dan berbalut kaos kaki wol putih yang sudah berubah warna, seperti seorang yang sakit demam dan tidak sembuh-sembuh. Tangannya tampak mengaduk-aduk sesuatu di dalam sebuah drum bekas minyak yang berisi abu dan sebongkah kayu yang sedang dibakar.

(more…)