Buku Baru Miranda Risang Ayu!
Mencari Senyum TuhanCatatan Hati Muslimah Pendamba Rida Allah
Penulis: Miranda Risang Ayu
Penerbit Zaman, Cetakan 1, Tahun 2008
ISBN: 978-979-024-0055-1
Jumlah halaman: 186
(More...)
Yang Edan
Posted in Kolom , 1 comment so farMiranda Risang Ayu
Kolom Resonansi, Republika, Senin 18 Agustus 2003
Ruang itu panas dalam arti yang sesungguhnya. Kelas dimulai ketika sinar matahari tropika sedang mencapai puncaknya, dan kelas itu adalah kelas hak asasi manusia, yang dilangsungkan pada saat bom di Hotel Marriott, Jakarta, baru meledak dan putusan hukuman mati atas terpidana kasus bom Bali 2002, Amrozi, baru dijatuhkan.
Ketika Anak-anak Berpuasa
Posted in Kolom , 1 comment so farMiranda Risang Ayu
Kolom Resonansi, Republika, Senin, 18 Nopember 2002
Ini kali pertama saya berpuasa di perantauan, di daerah subtropis, di tengah orang-orang yang memandang berpuasa dengan amat tidak lazim. Bulan puasa ini jatuh pada awal musim panas, dengan rentang siang yang semakin lama semakin panjang. Menjelang 1 Syawal nanti, saat sahur akan menyentuh akhir pukul tiga dini hari dan saat berbuka akan tidak kurang dari pukul delapan kurang empat menit.
Permata Rumah Kita
Posted in Buku , 3 comments
Permata Rumah Kita
Catatan Perjalanan Seorang Ibu
Penulis: Miranda Risang Ayu
Tahun 2002, 260 halaman, Softcover
Harga Rp. 30.000,00
ISBN: 979-433-293-3
(more…)
Kisah di Bulan Ramadhan
Posted in Kolom , 1 comment so farMiranda Risang Ayu
Kolom Resonansi, Republika, Senin, 25 Nopember 2002
Kali ini izinkan saya bercerita tentang beberapa peristiwa. Secara singkat, beberapa peristiwa itu adalah, seorang lelaki dipukul di bus, seorang gadis diganggu di jalan, dan seorang perempuan diteriaki oleh preman. Peristiwa-peristiwa itu sudah tentu buruk. Tetapi, di kota metropolitan, tempat segala jenis orang dan segala jenis kepentingan bertemu, semua itu logis terjadi, bukan?
Menimbang Demokrasi
Posted in Opini , 1 comment so farMiranda Risang Ayu
Pengajar di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
Opini, Republika, 9 September 2008
Seorang peneliti masalah-masalah sosial dari Indonesia bertemu dengan peneliti dari Amerika Serikat dan Australia yang telah banyak melakukan studi tentang Indonesia. Peneliti Indonesia itu bertanya, bagaimana pandangan peneliti Amerika dan Australia itu terhadap perkembangan demokrasi di Indonesia dalam satu dekade terakhir. Dengan senyum lebar, kedua peneliti asing itu mengatakan bahwa demokrasi di Indonesia telah berkembang amat positif, hingga bisa dijadikan contoh negara lain.
Siang Ramadhan di Sebuah Restoran
Posted in Kolom , add a commentMiranda Risang Ayu
Kolom Resonansi, Republika, Senin 10 Nopember 2003
“Saya tidak mau minum atau makan,” katanya sungguh-sungguh. Padahal siang hari amat terik meskipun untuk ukuran orang Indonesia asli. Ia warga negara Belgia, dan sedang bekerja di Indonesia sebagai konsultan sebuah organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa.Ia sedang melakukan perjalanan dinas ke Indonesia untuk audiensi kemungkinan merancang program-program yang akan memfasilitasi progam pemerintahan yang baik. Tampaknya ia tahu persis bahwa makan di tengah hari di bulan Ramadhan adalah tidak sopan dilakukan di negara berpenduduk mayoritas Muslim seperti Indonesia, apalagi di hadapan perempuan berjilbab seperti saya. “Saya mau menyesuaikan diri dengan keinginanmu, tetapi tidak sebaliknya,” katanya berkeras.
Karunia Ramadan: Demi Kemanusiaan
Posted in Kolom , 1 comment so farMiranda Risang Ayu*
Majalah Paras, 2007
Ramadan. Pada bulan suci ini, bagi umat Islam yang berusaha taat beribadah, terjadi pembalikan. Di saat makan dan minum biasanya menjadi keharusan, ia diharamkan. Di saat tidur menjadi kebutuhan, terjaga dan sembahyang amat dianjurkan. Bahkan, hubungan suami istri yang bernilai ibadah sepanjang waktu, menjadi terlarang pada sebagian hari.
