Telah Terbit, Buku Baru Miranda Risang Ayu!
Mencari Senyum TuhanCatatan Hati Muslimah Pendamba Rida Allah
Penulis: Miranda Risang Ayu
Penerbit Zaman, Cetakan 1, Tahun 2008
ISBN: 978-979-024-0055-1
Jumlah halaman: 186
(more...)
Membalas Surat Seorang Janda
Posted in Kolom , 1 comment so farMiranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin 7 April 2003
Suatu kali, saya menemukan sepucuk surat baru di internet. Penulisnya seorang perempuan muda dengan empat orang anak. Seperti surat-surat lainnya, ia mengajak saya berkenalan. Dikemukakannya bahwa ia ingin berbagi. Ia harus membesarkan keempat anaknya itu sendirian, dan ia butuh kawan.
Mecari Senyum Tuhan
Posted in Buku , 15 comments
Mencari Senyum Tuhan
Catatan Hati Muslimah Pendamba Rida Allah
Penulis: Miranda Risang Ayu
Cetakan 1, 2008
ISBN: 978-979-024-0055-1
Jumlah halaman: 186
Penerbit: Zaman
(more…)
Surti
Posted in Cerpen , 1 comment so farMiranda Risang Ayu
Cerpen, Jurnal Ulumul Qur’an, 1991
Namanya Surti, kelahiran Dusun Pucung, Gunung Kidul. Ia biasa bangun sebelum matahari terbit dan membantu simboknya mengangkut hasil huma tumpangsari ke petak jualan di pasar Trowono. Waktunya memasak bekatul agak siang, sebelum bapaknya pulang bercocok tanam. Bersama simboknya, ia juga biasa membuat lauk sejenis urap. Kadang-kadang dengan daun pepaya, daun singkong atau jagung dari samping rumah saja. Atau ditambah ikan asin lima puluh rupiahan segenggam jika simboknya dapat uang berlebih. Dua hari sekali ia mencuci pakaian, berendam sekaligus memandikan kerbaunya di cekungan tadah huan, sekitar tiga kilometer dari gubuknya.
Malam Itu Purnama
Posted in Kolom , 1 comment so farMiranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin, 29 April 2002
Malam itu purnama. Seorang ibu kedatangan anak perempuannya yang baru pulang dari perantauan yang jauh. Ibu itu ingat bahwa ketika akan melepas anaknya pergi, ia khawatir bukan buatan sampai keluar semua pesan: jangan pernah sendirian, nanti kesepian. Jangan pernah pergi dengan orang asing, nanti ditipu. Jangan pernah keluar malam, nanti dirampok. Jangan pernah minum suguhan dari orang yang baru dikenal, nanti dibius.
