Selamat Datang!
Miranda Risang Ayu kini mengajar di Fakultas Hukum dan menjadi Ketua UPT HAKI di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung. Miranda menamatkan pendidikan jenjang S1 dari Fakultas Hukum, Unpad, dan S2 dari Faculty of Law, University of Technology Sydney (UTS), Australia. Gelar PhD juga diraihnya dari UTS pada tahun 2008 dengan disertasi di bidang Hukum Hak Kekayaan Intelektual Indikasi Geografis (yang menjadikan Miranda doktor pertama di Indonesia dalam bidang Indikasi Geografis). (more...)
Siang Ramadhan di Sebuah Restoran
Posted in Kolom , add a commentMiranda Risang Ayu
Kolom Resonansi, Republika, Senin 10 Nopember 2003
“Saya tidak mau minum atau makan,” katanya sungguh-sungguh. Padahal siang hari amat terik meskipun untuk ukuran orang Indonesia asli. Ia warga negara Belgia, dan sedang bekerja di Indonesia sebagai konsultan sebuah organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa.Ia sedang melakukan perjalanan dinas ke Indonesia untuk audiensi kemungkinan merancang program-program yang akan memfasilitasi progam pemerintahan yang baik. Tampaknya ia tahu persis bahwa makan di tengah hari di bulan Ramadhan adalah tidak sopan dilakukan di negara berpenduduk mayoritas Muslim seperti Indonesia, apalagi di hadapan perempuan berjilbab seperti saya. “Saya mau menyesuaikan diri dengan keinginanmu, tetapi tidak sebaliknya,” katanya berkeras.
Menakar Keberanian
Posted in Kolom , 2 commentsMiranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin 3 Februari 2003
Lelaki itu ditahan. Namun, wajahnya tidak menunjukkan perubahan. Tampak sekali bahwa ia yakin penuh bahwa semua yang dilakukannya benar. Ibunya, yang dalam kemiskinan, telah tahunan membesarkannya bersama saudara-saudaranya hanya dengan kekuatan sendiri itu terus mengalirkan doa. Ia juga punya istri yang setia. Ketika ia ditanya, apa keinginan terakhirnya, lelaki itu menjawab bahwa dia ingin ibunya mendoakan agar bisa mati demi perjuangan yang diyakininya benar itu.
Karunia Ramadan: Demi Kemanusiaan
Posted in Kolom , 1 comment so farMiranda Risang Ayu*
Majalah Paras, 2007
Ramadan. Pada bulan suci ini, bagi umat Islam yang berusaha taat beribadah, terjadi pembalikan. Di saat makan dan minum biasanya menjadi keharusan, ia diharamkan. Di saat tidur menjadi kebutuhan, terjaga dan sembahyang amat dianjurkan. Bahkan, hubungan suami istri yang bernilai ibadah sepanjang waktu, menjadi terlarang pada sebagian hari. (more…)
Anak-Anak Cemerlang Itu
Posted in Kolom , 2 commentsMiranda Risang Ayu
Kolom Resonansi, Republika, Senin, 25 Agustus 2003
Anak-anak muda itu. Ketika terlihat langkah mereka di televisi yang tegap dan rapi mengawal Bendera Pusaka untuk dikibarkan, tiba-tiba saya diharu-biru oleh rasa terharu. Wajah mereka tampan dan cantik bukan karena polesan bedak dan gincu yang berlebihan, tetapi karena sinar kepintaran dan keyakinan diri.
Kisah Gadis Kecil Tak Beralas Kaki
Posted in Kolom , 2 commentsMiranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin, 28 Januari 2002
Perempuan muda itu ramping, rambutnya terkepang menjuntai seadanya, dengan rok batik tak berlengan, dan duduk di pojok kereta berkursi tunggal. Ia sedang berbadan dua, dan di pangkuannya duduk seorang anak balita tak beralas kaki asyik memainkan dot di mulutnya. Selang beberapa kursi darinya, duduk seorang anak perempuan usia sekolah dasar, dengan seorang anak kecil pula di pangkuannya, tidak beralas kaki. Sementara itu, beberapa meter di depannya, bermain tiga anak lelaki-perempuan usia hampir sebaya, juga tanpa alas kaki.
Membalas Surat Seorang Janda
Posted in Kolom , 2 commentsMiranda Risang Ayu
Resonansi, Republika, Senin 7 April 2003
Suatu kali, saya menemukan sepucuk surat baru di internet. Penulisnya seorang perempuan muda dengan empat orang anak. Seperti surat-surat lainnya, ia mengajak saya berkenalan. Dikemukakannya bahwa ia ingin berbagi. Ia harus membesarkan keempat anaknya itu sendirian, dan ia butuh kawan.
Mecari Senyum Tuhan, Catatan Hati Muslimah Pendamba Rida Allah
Posted in Buku , 21 comments
Mencari Senyum Tuhan
Catatan Hati Muslimah Pendamba Rida Allah
Penulis: Miranda Risang Ayu
Cetakan 1, 2008
ISBN: 978-979-024-0055-1
Jumlah halaman: 186
Penerbit: Zaman
(more…)
